Sabtu, 11 April 2009

Indonesia Dan Pengangguran

Pengertian Pengangguran
Pengangguran adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan. Atau pengertian lain dari pengagguran yaitu orang yang masuk dalam angkatan kerja (15 sampai 64 tahun) yang sedang mencari pekerjaan dan belum mendapatkannya. Orang yang tidak sedang mencari kerja contohnya seperti ibu rumah tangga, siswa sekolah SMP, SMA, mahasiswa perguruan tinggi, dan lain sebagainya yang karena sesuatu hal tidak/belum membutuhkan pekerjaan.



Jenis-jenis Pengangguran
1. Pengangguran Friksional/Frictional Unemployment
Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan.

2. Pengangguran Struktural / Structural Unemployment
Pengangguran struktural adalah keadaan di mana penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

3. Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment
Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, tukan jualan duren yang menanti musim durian.

4. Pengangguran Siklikal
Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.

5. Pengangguran Voluntary/Voluntary Unemployment
Pengangguran jenis ini adalah pengangguran yang terjadi karena orang tersebut dapat bekerja tetapi dia dengan sukarela tidak bekerja karena memperoleh penghasilan dari harta kekayaannya.

6. Pengangguran Deflasioner
Pengangguran deflasioner adalah pengangguran yang diakibatkan karena pencari kerja ingin memperoleh pekerjaan yang lebih baik daripada lowongan pekerjaan yang ada.

7. Pengangguran Tekhnologi/ Technology Unemplopyment
Pengangguran tekhnologi adalah pengangguran yang disebabkan oleh kemajuan tekhnologi (penggantian tenaga kerja manusia dengan mesin)
Berdasarkan waktu kerjanya, pengangguran dikelompokkan atas 3 jenis, yaitu:
 Pengangguran Terbuka
Pengangguran Terbuka merupakan bagian dari angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan (baik bagi mereka yang belum pernah bekerja sama sekali maupun yang sudah penah berkerja), atau sedang mempersiapkan suatu usaha, mereka yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin untuk mendapatkan pekerjaan dan mereka yang sudah memiliki pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.
Rumus untuk menghitung besarnya jumlah pengangguran terbuka ini adalah:
Tingkat Penganguran : ∑ orang yang mencari pekerjaan x 100%
∑ angkatan kerja

 Setengah Pengangguran
Setengah Pengangguran adalah bagian dari angkatan kerja yang bekerja di bawah jam kerja normal (kurang dari 35 jam seminggu). Setengah pengangguran dibagi menjadi dua kelompok :
a. Setengah Penganggur Terpaksa, yaitu mereka yang bekerja dibawah jam kerja normal dan masih mencari pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan lain.
b. Setengah Penganggur Sukarela, yaitu mereka yang bekerja di bawah jam kerja normal tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain, misalnya tenaga ahli yang gajinya sangat besar.
Adapun rumus untuk menghitung besarnya jumlah penduduk yang setengah menganggur adalah:



 Pengagguran Terselubung
Yaitu tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimum karena tidak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya.

Penyebab Pengangguran
Di antara sebab-sebab terjadinya pengangguran:
 Angkatan kerja yang terus meningkat jumlahnya dan tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.
 Angkatan kerja yang sedang mencari kerja tidak dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh dunia kerja
 Pencari kerja tidak memiliki keahlian (keterampilan) yang dibutuhkan oleh lowongan pekerjaan.
 Tidak adanya kecocokan upah
 Tidak memiliki kemauan kewirausahaan
 Di antara yang paling sentral yang banyak menyebabkan pengangguran adalah masih rendahnya kualitas dan amburadulnya kebijakan-kebijakan (sistem-sistem) pendidikan di negara kita.



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Silahkan Tinggalkan Komentar, Kritik dan Sarannya

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP